T Inventory yang didayagunakan oleh Penerima Fasilitas KITE wajib menampilkan dan atau menghasilkan laporan pertanggungjawaban minimal sebagai berikut:
1. Laporan Pemasukan bahan baku
Laporan ini menampilkan pencatatan atas Barang dan Bahan Fasilitas KITE yang masuk ke lokasi penyimpanan. Pencatatan dalam laporan ini harus dipisahkan antara Barang dan Bahan Fasilitas KITE Pembebasan dan KITE Pengembalian serta diberikan kode barang yang berbeda. Laporan ini minimal memuat elemen data dan atau informasi terkait:
a. Jenis dokumen pabean
Jenis dokumen pabean impor dan atau pemasukan Barang dan Bahan Fasilitas KITE (contoh: BC 2.0, BC 2.4, BC 2.5, dan atau BC 2.8).
b. Nomor pendaftaran dokumen pabean
Nomor dokumen pabean impor dan atau pemasukan Barang dan Bahan Fasilitas KITE yang diberikan oleh Kantor Pabean.
c. Tanggal dokumen pabean
Tanggal dokumen pabean impor dan atau pemasukan Barang dan Bahan Fasilitas KITE mendapatkan nomor pendaftaran.
d. Nomor seri barang
Nomor seri Barang dan Bahan Fasilitas KITE yang tercantum dalam dokumen pabean impor dan atau pemasukan Barang dan Bahan Fasilitas KITE.
e. Nomor Bukti Penerimaan Barang
Nomor pada dokumen dan atau surat internal Penerima Fasilitas KITE atau perusahan penerima subkontrak, yang digunakan untuk bukti dokumentasi kegiatan penerimaan Barang dan Bahan Fasilitas KITE di lokasi penyimpanan.
f. Tanggal bukti penerimaan barang
Tanggal penerimaan Barang dan Bahan Fasilitas KITE pada surat bukti/dokumen internal Penerima Fasilitas KITE atau perusahan penerima subkontrak terkait kegiatan penerimaan Barang dan Bahan Fasilitas KITE di lokasi penyimpanan.
g. Kode barang
Kode barang yang dibuat oleh Penerima Fasilitas KITE untuk setiap jenis Barang dan Bahan Fasilitas KITE yang berbeda. Kode barang ini menjadi salah satu elemen data utama untuk menelusuri keterkaitan dalam setiap proses mutasi Barang Berfasilitas KITE.
h. Nama barang
Nama setiap jenis Barang dan Bahan Fasilitas KITE yang berbeda sesuai dengan kode barang, dapat dipahami secara jelas dan bukan merupakan singkatan atau penamaan yang hanya dipahami oleh internal Penerima Fasilitas KITE atau perusahaan penerima subkontrak. Nama barang ini menjadi salah satu elemen data utama untuk menelusuri keterkaitan dalam setiap proses mutasi Barang Berfasilitas KITE.
i. Satuan barang
Satuan Barang dan Bahan Fasilitas KITE untuk setiap seri barang yang tercantum dalam dokumen pabean yang dimasukkan ke lokasi penyimpanan (contoh: liter, kilogram, dan atau meter).
j. Jumlah barang
Jumlah Barang dan Bahan Fasilitas KITE untuk setiap satuan barang dan setiap seri barang yang tercantum dalam dokumen pabean yang dimasukkan ke lokasi penyimpanan.
k. Mata uang
Satuan mata uang untuk setiap seri Barang dan Bahan Fasilitas KITE yang tercantum dalam dokumen pabean yang dimasukkan ke lokasi penyimpanan.
l. Nilai barang
Nilai Barang dan Bahan Fasilitas KITE yang dimasukkan ke lokasi penyimpanan sesuai dengan satuan mata uang yang digunakan.
m. Lokasi Gudang
Lokasi penyimpanan Barang dan Bahan Fasilitas KITE termasuk lokasi penyimpanan milik perusahaan penerima subkontrak.
n. Nama penerima subkontrak
Nama pihak yang menerima pekerjaan olah, rakit, dan atau pasang Barang dan Bahan Fasilitas KITE dari Penerima Fasilitas KITE dengan perjanjian subkontrak. Elemen data ini diisi dalam hal Barang dan Bahan Fasilitas KITE dimasukkan ke lokasi gudang penerima subkontrak.
o. Perusahaan pengirim atau negara asal barang
Nama perusahaan atau negara asal Barang dan Bahan Fasilitas KITE.
2. Laporan Pemakaian Bahan Baku
Laporan ini menampilkan pencatatan atas Barang dan Bahan Fasilitas KITE yang dikeluarkan untuk tujuan proses produksi termasuk Barang dan Bahan Fasilitas KITE yang disubkontrakan kepada perusahaan penerima subkontrak. Laporan ini minimal memuat elemen data dan atau informasi terkait:
a. Nomor bukti pengeluaran barang
Nomor dokumen dan atau surat internal Penerima Fasilitas KITE yang digunakan untuk bukti dokumentasi kegiatan pengeluaran Barang dan Bahan Fasilitas KITE dari lokasi penyimpanan untuk dilaksanakan proses produksi.
b. Tanggal bukti pengeluaran
Tanggal dokumen dan atau surat internal Penerima Fasilitas KITE yang digunakan untuk bukti dokumentasi kegiatan pengeluaran Barang dan Bahan Fasilitas KITE dari lokasi penyimpanan untuk dilaksanakan proses produksi.
c. Kode barang
Kode barang yang dibuat oleh Penerima Fasilitas KITE untuk setiap jenis Barang dan Bahan Fasilitas KITE yang berbeda. Kode barang ini menjadi salah satu elemen data utama untuk menelusuri keterkaitan dalam setiap proses mutasi Barang Berfasilitas KITE.
d. Nama barang
Nama setiap jenis Barang dan Bahan Fasilitas KITE yang berbeda sesuai dengan kode barang, dapat dipahami secara jelas dan bukan merupakan singkatan atau penamaan yang hanya dipahami oleh internal Penerima Fasilitas KITE. Nama barang ini menjadi salah satu elemen data utama untuk menelusuri keterkaitan dalam setiap proses mutasi Barang Berfasilitas KITE.
e. Satuan barang
Satuan Barang dan Bahan Fasilitas KITE yang dikeluarkan dari lokasi penyimpanan sesuai dengan yang tercantum pada seri barang terkait pada dokumen pabean.
f. Jumlah pemakaian barang
Jumlah Barang dan Bahan Fasilitas KITE untuk setiap seri barang yang tercantum dalam dokumen pabean yang dikeluarkan dari lokasi penyimpanan.
g. Jumlah barang yang disubkontrakan
Jumlah Barang dan Bahan Fasilitas KITE untuk setiap seri barang yang tercantum dalam dokumen pabean yang dikeluarkan dari lokasi penyimpanan untuk dilakukan proses produksi di lokasi penerima subkontrak.
h. Nama penerima subkontrak
Nama pihak yang menerima pekerjaan olah, rakit, dan atau pasang Barang dan Bahan Fasilitas KITE dari Penerima Fasilitas KITE dengan perjanjian subkontrak. Elemen data ini diisi dalam hal Barang dan Bahan Fasilitas KITE dikeluarkan untuk proses produksi di lokasi penerima subkontrak.
3. Laporan Mutasi Bahan Baku
Laporan ini menampilkan pencatatan atas Barang dan Bahan Fasilitas KITE yang dimasukkan dan atau dikeluarkan dari suatu lokasi penyimpanan ke lokasi peny1mpanan milik Penerima Fasilitas KITE bukan untuk tujuan diproduksi dan atatau dikembalikan. Laporan ini minimal memuat elemen data dan atau informasi terkait:
a. Kode barang
Kode barang yang dibuat oleh Penerima Fasilitas KITE untuk setiap jenis Barang dan Bahan Fasilitas KITE yang berbeda. Kode barang ini menjadi salah satu elemen data utama untuk menelusuri keterkaitan dalam setiap proses mutasi Barang Berfasilitas KITE.
b. Nama barang
Nama setiap jenis Barang dan Bahan Fasilitas KITE yang berbeda sesuai dengan kode barang, dapat dipahami secara jelas dan bukan merupakan singkatan atau penamaan yang hanya dipahami oleh internal Penerima Fasilitas KITE. Nama barang ini menjadi salah satu elemen data utama untuk menelusuri keterkaitan dalam setiap proses mutasi Barang Berfasilitas KITE.
c. Satuan barang
Satuan Barang dan Bahan Fasilitas KITE yang dikeluarkan dan atau dimasukkan dari lokasi penyimpanan sesuai dengan yang tercantum pada seri barang terkait pada dokumen pabean.
d. Saldo awal
Saldo awal Barang dan Bahan Fasilitas KITE di lokasi penyimpanan yang menjadi tujuan dipindahkan sebelum ditambah jumlah barang masuk dan atau dikurangi jumlah barang keluar.
e. Jumlah pemasukan barang
Jumlah Barang dan Bahan Fasilitas KITE untuk setiap seri barang yang tercantum dalam dokumen pabean yang dimasukkan ke suatu lokasi penyimpanan dari lokasi penyimpanan lainnya milik Penerima Fasilitas KITE bukan untuk tujuan diproduksi dan atau dikembalikan.
f. Jumlah pengeluaran barang
Jumlah Barang dan Bahan Fasilitas KITE untuk setiap seri barang yang tercantum dalam dokumen pabean yang dikeluarkan dari suatu lokasi penyimpanan ke lokasi penyimpanan lainnya milik Penerima Fasilitas KITE bukan untuk tujuan diproduksi dan atau dikembalikan.
g. Saldo akhir
Saldo akhir Barang dan Bahan Fasilitas KITE di lokasi penyimpanan yang menjadi tujuan dipindahkan sebelum ditambah jumlah barang masuk dan atau dikurangi jumlah barang keluar.
h. Lokasi Gudang
Lokasi penyimpanan terakhir tujuan milik Penerima Fasilitas KITE yang menjadi tempat penyimpanan Barang dan Bahan Fasilitas KITE.
4. Laporan Barang dalam Proses (Work in Process) dan Subkontrak
Laporan Pemakaian dan Pemasukan Barang dan Bahan Fasilitas KITE dalam proses (work in process) yang Disubkontrakan. Laporan ini menampilkan pencatatan atas barang dan bahan fasilitas KITE yang masih dalam proses (work in process) yang dipakai atau dikeluarkan untuk diproses selanjutnya dan atau barang dan bahan fasilitas KITE yang masih dalam proses (work in process) yang dihasilkan melalui kegiatan subkontrak. Laporan ini minimal memuat elemen data dan atau informasi terkait:
a. Nomor bukti pengeluaran dan atau penerimaan barang
Nomor dokumen dan atau surat internal Penerima Fasilitas KITE sebagai bukti pengeluaran Barang dan Bahan Fasilitas KITE dalam proses (work in process) dari lokasi Penerima Fasilitas KITE ke lokasi penerima subkontrak dan atau pemasukan Barang dan Bahan Fasilitas KITE dalam proses (work in process) dari lokasi penerima subkontrak ke lokasi usaha Penerima Fasilitas KITE.
b. Tanggal bukti pengeluaran dan atau penerimaan barang
Tanggal dokumen dan atau surat internal Penerima Fasilitas KITE sebagai bukti pengeluaran Barang dan Bahan Fasilitas KITE dalam proses (work in process) dari lokasi Penerima Fasilitas KITE ke lokasi penenma subkontrak dan atau pemasukan Barang dan Bahan Fasilitas KITE dalam proses (work in process) dari lokasi penerima subkontrak ke lokasi Penerima Fasilitas KITE.
c. Kode barang
Kode barang yang dibuat oleh Penerima Fasilitas KITE untuk setiap jenis Barang dan Bahan Fasilitas KITE dalam proses (work in process) yang berbeda. Kode barang ini menjadi salah satu elemen data utama untuk menelusuri keterkaitan dalam setiap proses mutasi Barang Berfasilitas KITE.
d. Nama barang
Nama setiap jenis Barang dan Bahan Fasilitas KITE dalam proses (work in process) yang berbeda sesuai dengan kode barang, dapat dipahami secara jelas dan bukan merupakan singkatan atau penamaan yang hanya dipahami oleh internal Penerima Fasilitas KITE atau perusahaan penerima subkontrak. Nama barang ini menjadi salah satu elemen data utama untuk menelusuri keterkaitan dalam setiap proses mutasi Barang Berfasilitas KITE.
e. Satuan barang
Satuan Barang dan Bahan Fasilitas KITE dalam proses (work in process) yang dikeluarkan dari lokasi Penerima Fasilitas KITE ke lokasi penerima subkontrak atau pemasukan Barang dan Bahan Fasilitas KITE dalam proses (work in process) dari lokasi penerima subkontrak ke lokasi usaha Penerima Fasilitas KITE (contoh: liter, kilogram, dan atau meter).
f. Jumlah barang
Jumlah Barang dan Bahan Fasilitas KITE dalam proses (work in process) untuk setiap satuan barang yang dikeluarkan dari lokasi usaha Penerima Fasilitas KITE untuk digunakan proses produksi di lokasi penerima subkontrak atau dimasukkan dari lokasi penenma subkontrak ke lokasi Penerima Fasilitas KITE.
g. Nama perusahaan subkontrak
Nama pihak yang menerima pekerjaan dari Penerima Fasilitas KITE dengan perjanjian subkontrak untuk kegiatan olah, rakit, dan atau pasang yang merupakan bagian proses produksi atas Barang dan Bahan Fasilitas KITE dalam proses (work in process).
5. Laporan Pemasukan Hasil Produksi
Laporan ini menampilkan pencatatan barang hasil produksi yang dimasukan ke lokasi penyimpanan hasil produksi, termasuk pemasukan kembali (re-impor) hasil produksi, dengan kode barang yang dapat dibedakan. Laporan ini minimal memuat elemen data dan atau informasi terkait:
a. Nomor bukti penerimaan barang
Nomor dokumen dan atau surat internal Penerima Fasilitas KITE yang digunakan untuk bukti kegiatan penerimaan hasil produksi di lokasi penyimpanan Penerima Fasilitas KITE.
b. Tanggal bukti penerimaan barang
Tanggal dokumen dan atau surat internal Penerima Fasilitas KITE yang digunakan untuk bukti kegiatan penerimaan hasil produksi di lokasi penyimpanan Penerima Fasilitas KITE.
c. Kode barang
Kode barang yang dibuat oleh Penerima Fasilitas KITE untuk setiap jenis hasil produksi yang berbeda. Kode barang ini menjadi salah satu elemen data utama untuk menelusuri keterkaitan dalam setiap proses mutasi Barang Berfasilitas KITE.
d. Nama barang
Nama setiap hasil produksi yang berbeda sesuai dengan kode barang, dapat dipahami secara jelas dan bukan merupakan singkatan atau penamaan yang hanya dipahami oleh internal Penerima Fasilitas KITE. Nama barang ini menjadi salah satu elemen data utama untuk menelusuri keterkaitan dalam setiap proses mutasi Barang Berfasilitas KITE.
e. Satuan barang
Satuan hasil produksi yang dimasukkan ke lokasi penyimpanan hasil produksi (contoh: liter, kilogram, dan atau meter).
f. Jumlah barang
Jumlah hasil produksi untuk setiap satuan barang yang dimasukkan dari kegiatan proses produksi di lokasi Penerima Fasilitas KITE ke lokasi penyimpanan hasil produksi.
g. Jumlah barang dari subkontrak
Jumlah hasil produksi untuk setiap satuan barang yang dimasukkan dari kegiatan proses produksi di lokasi penerima subkontrak ke lokasi penyimpanan hasil produksi milik Penerima Fasilitas KITE.
h. Lokasi Gudang
Lokasi yang menjadi tempat penyimpanan hasil produksi di lokasi Penerima Fasilitas KITE.
6. Laporan Pengeluaran Barang Hasil Produksi
Laporan ini menampilkan arus barang hasil produksi dari lokasi penyimpanan Penerima Fasilitas KITE yang dikeluarkan dalam rangka ekspor dan atau penyerahan barang hasil produksi, termasuk pengeluaran kembali barang hasil produksi yang diimpor kembali (re-impor). Laporan ini minimal memuat elemen data dan atau informasi terkait:
a. Nomor bukti pengeluaran barang
Nomor dokumen dan atau surat internal Penerima Fasilitas KITE atau penerima subkontrak yang digunakan untuk bukti kegiatan pengeluaran hasil produksi dari lokasi Penerima Fasilitas KITE.
b. Tanggal bukti pengeluaran barang
Tanggal dokumen dan atau surat internal Penerima Fasilitas KITE atau penerima subkontrak yang digunakan untuk bukti kegiatan pengeluaran hasil produksi dari lokasi Penerima Fasilitas KITE.
c. Kode barang
Kode barang yang dibuat oleh Penerima Fasilitas KITE untuk setiap hasil produksi yang berbeda. Kode barang ini menjadi salah satu elemen data utama untuk menelusuri keterkaitan dalam setiap proses mutasi Barang Berfasilitas KITE.
d. Nama barang
Nama setiap hasil produksi yang berbeda sesuai dengan kode barang, dapat dipahami secara jelas dan bukan merupakan singkatan atau penamaan yang hanya dipahami oleh internal Penerima Fasilitas KITE. Nama barang ini menjadi salah satu elemen data utama untuk menelusuri keterkaitan dalam setiap proses mutasi Barang Berfasilitas KITE.
e. Satuan barang
Satuan hasil produksi yang dikeluarkan dari lokasi penyimpanan hasil produksi Penerima Fasilitas KITE (contoh: liter, kilogram, dan atau meter).
f. Jumlah barang
Jumlah hasil produksi untuk setiap satuan barang yang dikeluarkan dari lokasi penyimpanan Penerima Fasilitas KITE.
g. Mata uang
Mata uang yang digunakan untuk setiap hasil produksi yang dikeluarkan dari lokasi penyimpanan sesuai dengan mata uang seri barang terkait pada dokumen pabean.
h. Nilai barang
Nilai Barang dan Bahan Fasilitas KITE yang dikeluarkan dari lokasi penyimpanan sesuai dengan satuan mata uang yang digunakan.
i. Pembeli dan penerima barang
Nama perusahaan yang menjadi tujuan hasil produksi atau penerima hasil produksi.
j. Negara tujuan barang
Negara yang menjadi tujuan hasil produksi atau penerima hasil produksi.
k. Nomor pendaftaran dokumen pabean
Nomor dokumen pabean yang diberikan oleh Kantor Pabean atas pengeluaran dalam rangka ekspor dan atau penyerahan hasil produksi (contoh: BC 3.0, BC 2.4, BC 2.5, dan atau BC 2.8).
l. Tanggal dokumen pabean
Tanggal dokumen pabean mendapatkan nomor pendaftaran atas pengeluaran hasil produksi (contoh: BC 3.0, BC 2.4, BC 2.5, dan atau BC 2.8).
7. Laporan Mutasi Barang Hasil Produksi
Laporan ini menampilkan pencatatan atas barang hasil produksi yang dimasukkan dan atau dikeluarkan dari suatu lokasi penyimpanan ke lokasi penyimpanan lain milik Penerima Fasilitas KITE. Laporan ini minimal memuat elemen data dan atau informasi terkait:
a. Kode barang
Kode barang yang dibuat oleh Penerima Fasilitas KITE untuk setiap jenis hasil produksi yang berbeda. Kode barang ini menjadi salah satu elemen data utama untuk menelusuri keterkaitan dalam setiap proses mutasi Barang Berfasilitas KITE.
b. Nama barang
Nama setiap jenis hasil produksi yang berbeda sesuai dengan kode barang, dapat dipahami secara jelas dan bukan merupakan singkatan atau penamaan yang dipahami oleh internal Penerima Fasilitas KITE. Nama barang ini menjadi salah satu elemen data utama untuk menelusuri keterkaitan dalam setiap proses mutasi Barang Berfasilitas KITE.
c. Satuan barang
Satuan barang untuk setiap jenis hasil produksi yang dikeluarkan atau dimasukkan dari suatu ke lokasi penyimpanan lain milik Penerima Fasilitas KITE (contoh: liter, kilogram, dan atau meter).
d. Saldo awal
Saldo awal hasil produksi di lokasi penyimpanan yang menjadi tujuan dipindahkan sebelum ditambah jumlah barang masuk dan atau dikurangijumlah barang keluar.
e. Jumlah pemasukan barang
Jumlah hasil produksi yang dimasukkan ke suatu lokasi penyimpanan dari lokasi penyimpanan lain milik Penerima Fasilitas KITE.
f. Jumlah pengeluaran barang
Jumlah hasil produksi yang dikeluarkan dari suatu lokasi penyimpanan ke lokasi penyimpanan lain milik Penerima Fasilitas KITE.
g. Saldo akhir
Saldo akhir hasil produksi di lokasi penyimpanan yang menjadi tujuan dipindahkan, setelah ditambah jumlah barang masuk dan atau dikurangijumlah barang keluar.
h. Lokasi gudang
Lokasi penyimpanan milik Penerima Fasilitas KITE yang menjadi tempat penyimpanan terakhir/tujuan hasil produksi.
8. Laporan Waste Scrap
Laporan Penyelesaian Barang Berfasilitas KITE selain Ekspor dan atau Penyerahan Laporan ini menampilkan pencatatan barang sisa proses produksi (scrap/waste), Barang Berfasilitas KITE rusak, serta Barang dan Bahan Fasilitas KITE sisa, tidak sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan, atau tidak lagi digunakan untuk produksi. Laporan ini minimal memuat elemen data dan atau informasi terkait:
a. Kode barang
Kode barang yang dibuat oleh Penerima Fasilitas KITE untuk setiap jenis Barang Berfasilitas KITE yang berbeda. Pencatatan penyelesaian sisa proses produksi (scrap/waste) serta Barang dan Bahan Fasilitas KITE sisa, tidak sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan, atau tidak lagi digunakan untuk produksi, mencantumkan kode Barang dan Bahan Fasilitas KITE terkait. Pencatatan penyelesaian Barang Berfasilitas KITE rusak mencantumkan kode barang sesuai bentuk barang yang terakhir, contohnya pencatatan hasil produksi rusak maka dicantumkan kode barang hasil produksi.
b. Nama barang
Nama setiap sisa proses produksi (scrap/waste), Barang Berfasilitas KITE rusak, serta Barang dan Bahan Fasilitas KITE sisa, tidak sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan, atau tidak lagi digunakan untuk produksi sesuai dengan barang, dapat dipahami secara jelas dan bukan merupakan singkatan atau penamaan yang hanya dipahami oleh internal Penerima Fasilitas KITE. Nama barang ini menjadi salah satu elemen data utama untuk menelusuri keterkaitan dalam setiap proses mutasi Barang Berfasilitas KITE.
c. Satuan barang
Satuan barang berupa sisa proses produksi (scrap/waste), Barang Berfasilitas KITE rusak, serta Barang dan Bahan Fasilitas KITE sisa, tidak sesuai dengan· spesifikasi yang dibutuhkan, atau tidak lagi digunakan untuk produksi, yang dilakukan penyelesaian (contoh: liter, kilogram, dan atau meter).
d. Jumlah barang
Jumlah barang berupa sisa proses produksi (scrap/waste), Barang Berfasilitas KITE rusak, serta Barang dan Bahan Fasilitas KITE sisa, tidak sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan, atau tidak lagi digunakan untuk produksi, yang dilakukan penyelesaian.
e. Nilai barang
Nilai barang berupa sisa proses produksi (scrap/waste), Barang Berfasilitas KITE rusak, serta Barang dan Bahan Fasilitas KITE sisa, tidak sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan, atau tidak lagi digunakan untuk produksi, yang dilakukan penyelesaian.
f. Nomor pendaftaran dokumen penyelesaian
Nomor dokumen pabean yang diberikan oleh Kantor Pabean atas penyelesaian sisa proses produksi (scrap/waste) , Barang Berfasilitas KITE rusak, serta Barang dan Bahan Fasilitas KITE sisa, tidak sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan, atau tidak lagi digunakan untuk produksi.
g. Tanggal dokumen pabean
Tanggal dokumen pabean mendapatkan nomor pendaftaran atas penyelesaian sisa proses produksi (scrap/waste), Barang Berfasilitas KITE rusak, serta Barang dan Bahan Fasilitas KITE sisa, tidak sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan, atau tidak lagi digunakan untuk produksi.